Nasional

Pengumuman Caleg Eks Napi Koruptor Tertunda

EksNews | Dua komisoner Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Akibatnya, pengumuman calon anggota legislatif (caleg) mantan korupstor mundur sehari.

“Tidak jadi konpres. Sebab Pak Ketua dan Mas Pram masih ada di Polda Metro,” ujar Ilham Saputra di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 29 Januari 2019.

Semula KPU akan mengumumkan daftar caleg mantam narapidana pada Pemilu 2019 pada Selasa malam. Namun, Komisioner KPU Ilham menjelaskan, pengumuman mundur sehari menjadi Rabu, 30 Januari 2019.

Ilham menambahkan KPU akan memberikan daftar eks napi kepada media untuk disebarluaskan. Dia mengatakan KPU hanya akan memberikan daftar caleg eks napi kasus korupsi yang berjumlah sekitar 40 orang.

“Kita kasih datanya ke teman-teman semua. Eks koruptor aja. Sementara itu dulu, (eks napi) Koruptor. Lebih dari 40,” ungkap Ilham.

Sebelumnya, di tengah kesibukan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019, komisioner Komisi Pemilihan Umum tetap harus memenuhi panggilan polisi. Atas pengaduan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) yang tak lolos sebagai calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Polda Metro Jaya memeriksa para komisioner KPU selama sekitar delapan jam.

“Saya mulai diperiksa dari pukul 14.00 WIB, Pak Ketum (Ketua Umum) pukul 16.00 WIB. Jadi pemeriksaan saya sembilan jam dan Pak Ketua tujuh jam,” ujar Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa malam, 29 Januari 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *