Daerah

Perjuangan Abdul Gafur Ritonga Menuju DPRD Sumut

EksNews | Drs Abdul Gafur Ritonga MA, putra Tanjung Balai, Sumatera Utara, maju sebagai calon anggota legislatif DPRD Sumut 2019-2024 dari Partai Golkar. Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Yogyakarta ketika berkuliah di Fisipol Universitas Muhammadiyah Yogya ini sempat menjadi wartawan, dan tenaga ahli bidang politik di DPR RI.

Kini, alumni S2 Fisipol UGM ini berada di urutan 8 caleg Partai Golkar di Dapil Sumut 5. Dapil ini mencakup Kabupaten Asahan, Kabupaten Batubara, dan Kota Tanjung Balai, kota kelahirannya.

“Banyak hambatan sebelum mendaftar dan masuk sebagai caleg. Tapi tekad ingin berpolitik secara konstitusional menguatkan niat saya,” ungkapnya kepada EksNews, awal Februari 2019.

Bagaimana peluang politisi milenial kelahiran Tanjung Balai 1981 ini? Mari kita bedah dan analisis sesuai dengan peta politik Dapil Sumut 5.

Dapil Sumut 5 memiliki jumlah pemilih sebesar 877.940 dengan alokasi 10 dari 100 kursi di DPRD Sumut. Dengan demikian, untuk amannya, AG Ritonga memerlukan 87.794 suara untuk mengamankan posisinya agar duduk di DPRD Sumut periode 2019-2024.

Dari mana Ritonga akan memperoleh suara hingga sebaiknya mencapai 88 ribu pemilih itu? Melihat komposisi pemilih di Dapil 5, ia harus mengenali bahwa Kabupaten Asahan memilik 487.331 pemilh; Kabupaten Batubara 284.231 pemilih; dan Tanjung Balai 106.378 pemilih.

Dengan hitung-hitungan proporsional saja, Ritonga memerlukan minimal 48.733 pemilih dari Asahan, 28.423 pemilih dari Batubara, dan 10.637 pemilih dari Tanjung Balai. Namun, dengan memperhitungkan basis konstituennya, bisa saja Ritonga fokus memperoleh 20-25 ribu pemilih di Tanjung Balai, dan 65-70 ribu pemilih di Asahan, dan 5-10 ribu pemilih di Batubara.

Ia harus memperhatikan komposisi gender, kelompok milenial, kelompok kepentingan, maupun kekuatan politik lokal, juga ikatan-ikatan tradisional politik identitas. Patokannya, minimal tetap harus meraih 87-88 ribu suara pemilih di Dapil 5 Sumut, entah bagaimana pun proporsinya dari tiap kabupaten dan kota.

Tinggal bagaimana Ritonga menyusun taktik dan strategi individual untuk mengamankan kursi maupun secara tim dengan sesama caleg Partai Golkar di Dapil 5 Sumut. Yang paling aman, Ritonga meraih suara terbanyak, minimal terbanyak di antara caleg DPRD Sumut dari Partai Golkar di Dapil tersebut mengingat sistem penghitungan Sainte Lague yang diterapkan dalam Pemilu serentak 2019 ini. Selamat berjuang AG Ritonga!!! -Ikademan/GE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *