Daerah

Survei Pilkada Cianjur Menunjukkan…

EksNews | Jelang pemilihan kepala darah (Pilkada) serentak pada September 2020, jajak pendapat mengenai peluang perolehan suara (popularitas dan elektabilitas) para figur yang akan mencalonkan diri mulai berjalan. Di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, juga begitu.

Walhasil, jajak pendapat atau survei itu menunjukkan secara top of mind (yang paling diingat), persentase keterpilihan Herman Suherman mencapai 26,1 persen. Angka ini disusul Hendang Purnamasari dengan 8,2 persen, Ade Barkah Surahman (Wakil Ketua DPRD Jabar) 7,1 persen, Yeni Nuraeni Mochktar 5,6 persen, Suranto 5,2, persen, dan Hj Ingrid Kansil (Politikus Partai Demokrat) 5,1 persen.

Lalu, diikuti oleh Ecky Awal Mucharam (Anggota DPR RI PKS) 5,1 persen, Oting Zaenal Mutaqin (Plt Kepala Dinas Pendidikan) 4,5 persen, Muhamad Toha 3,9 persen, Dadan Supandan 3,2 persen, Wawan Setiawan 3,2 persen, Brigjen Pol (Purn) Anang Pratanto (Mantan Kepala BNNP Jabar) 2,8 persen, Lanjar Guntur 1,8 Persen, Dadeng Saepudin 1,1 persen, Asep Kurnia Jaya 1,1 persen dan yang tidak menjawab sebanyak 11,4 persen.

Ini adalah hasil survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI). Direktur Eksekutif LKPI Arifin Nur Cahyono memprediksi, jika bupati petahana Herman Suherman berpasangan dengan Hendang Purnamasari, maka pasangan itu bakalan sulit dikalahkan dalam Pilkada Cianjur pada September mendatang.

“Tingginya elektabilitas Herman Suherman berbanding lurus dengan tingkat kepuasaan masyarakat Cianjur,” kata Direktur Eksekutif LKPI, Arifin Nur Cahyono dalam keterangan yang diterima wartawan di Jakarta, Senin, 3/2/20.

Arifin bilang, ketika 1.798 responden diminta untuk mengevaluasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Cianjur dibawah kepemimpinan Herman Suherman, yang menyatakan puas sebanyak 71,2 persen. Sementara yang mengaku tidak puas sebanyak 23,4 persen dan tidak menjawab 5,4 persen.

Dari hasil survei itu pula, pasangan calon ideal di Cianjur adalah calon bergender pria dan wanita. Merujuk hasil survei, nama Hendang Purnamasarilah yang paling dijagokan berpasangan dengan Herman Suherman.

Alasannya, Hendang yang juga pengusaha asal Cianjur bagian selatan itu memiliki tingkat keterpilihan yang tertinggi jika dibandingkan dengan Yeni Nuraeni Mochktar dan Ingrid Kansil. “Dari survei ini jika Herman Suherman berpasangan dengan Hendang Purnamasari, akan jauh lebih mudah memenangkan perhelatan Pilkada Cianjur 2020,” terang Arifin.

Namun, apakah Herman dan Hendang akan berpasangan. Ya, tunggu penetapan calon pada Juli 2020 mendatang.

Koq Juli? Sila pelajari jadwal tahapan Pilkada dari Komisi Pemilihan Umum ya. ~Heldian Effendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *