JaBoDeTaBek

Anugerah Promoter Reward Lemkapi untuk Ditreskrimum Polda Metro

EksNews | Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) menganugerahkan Pomoter Reward kepada jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Direktur Eksekutif Lemkapi Dr Edi Saputra Hasibuan menyerahkan penghargaan itu secara simbolis kepada Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto.

“Lemkapi menyampaikan penghargaan Promoter Reward untuk Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena kinerjanya mewujudkan kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya (Promoter),” kata Edi Saputra Hasibuan di acara yang berlangsung di aula Ditreskrimsus Mapolda Metro Jaya, Rabu, 11/3/20.

Secara khusus Edi menyebutkan keberhasilan Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku kejahatan perbankan khususnya Bank BCA oleh kelompok Tulung Selapan. Selain itu Edi juga mengemukakan keberhasilan direktorat ini dalam mengatasi kejahatan begal sepeda motor di wilayah Jabodetabek.

Sejauh ini, kata Edi, tingkat kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri mencapai angka 82 persen. Dengan kinerja yang semakin menunjukkan kinerja promoter, ia berharap kinerja Direskrimum Polda Metro Jaya akan menyumbangkan peningkatan angka kepercayaan itu.

Sedangkan Direskrimum Kombes Suyudi Ario Seto mengungkapkan penghargaan Promoter Reward dari Lemkapi ini merupakan sebuah kebanggan yang patut disyukuri oleh jajarannya. “Ini adalah bentuk spirit dan akan meningkatkan motivasi kami dalam memberikan pelayanan ke masyarakat,” ungkap Yudi, sapaan akrab Direskrimum ini.

Namun, Kombes Yudi juga menyatakan, ia dan segenap jajaran Ditreskrimus menyadari masih banyak pekerjaan yang masih menunggu. “Ini sekaligus juga menjadi bahan evaluasi selama delapan bulan saya di sini sebagai ‘masinis’,” ujarnya.

Mengibaratkan posisi Direktur sebagai masinis yang membawa gerbong jajaran Ditreskrimum, Yudi juga berharap penghargaan ini akan terus menyelesaikan banyak tugas pengungkapan kasus-kasus kriminalitas atau kejahatan dii Ibu Kota namun melibatkan jaringan lintasdaerah. ~Abus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *