Aneka Unggulan

Kapolda FI: Kampung Tangguh Jaya Bisa Jadi Model PPKM Mikro Tekan Covid-19

EksNews | Pengembangan Kampung Tangguh Jaya berbasis komunitas Rukun Tetangga dan Rukun Warga hingga tingkat Kelurahan dapat menjadi model pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Dari beberapa contoh Kampung Tangguh binaan Polda Metro Jaya, sejumlah lokasi menunjukkan penurunan kasus aktif Covid-19 di kalangan warga.

“Di sini kita membuat Kampung Tangguh sebagai bentuk pelaksanaan PPKM Mikro. Tadinya hanya 20 kasus kemudian naik sampai 25, 28, 29, kemudian turun, terus naik lagi jadi 33 kasus. Setelah berdirinya Kampung Tangguh, karena memang dijalankan testing dan tracing dan ketemu jumlahnya Senin kemarin 29 orang dan hari ini mulai turun tinggal 25 orang,” ujar Kapolda Fadil, Jumat, 26/2/21 saat berkunjung lokasi Kampung Tangguh Jaya di RW 15 Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten.

Ia menjelaskan, yang dilakukan di Kampung Tangguh pertama adalah langkah 3 (tracing, testing, dan treatment) sehingga terlihat kasus aktual. Sedangkan langkah penanganannya selain di rumah sakit juga isolasi mendiri sehingga kasusnya turun dari 29 ke 25.

“Mudah-mudahan minggu depan bisa terus turun dan kita kendalikan karena yang sakit semua isolasi di rumah. Tinggal masyarakat yang merasa kurang enak badan, silakan swab antigen gratis. Sudah bisa door to door sekarang. Karena ada warga di sini sudah dilatih bisa swab antigen mandiri, jadi tidak perlu ke Puskesmas. Yang disiapkan dari pemerintah, Polda, alat swab-nya saja,” jelasnya.

Irjen Fadil juga sempat berdialog dengan warga yang masih menjalani isolasi mandiri melalui aplikasi Zoom. “Saya berdiskusi bagaimana makan dan obatnya. Alhamdulillah mereka mengatakan cukup senang karena dibantu dari hasil gotong royong warga yang dikelola Pak RT dan dimasak sendiri. Dibantu obat-obat dari pemerintah kabupaten dan dari Satgas Covid-19 di Kampung Tangguh ini,” ungkapnya.

Menurut dia, masyarakat di Kampung Tangguh Jaya juga memandirikan ketahanan pangan dengan memelihara lele dan menanam sayuran. “Ini baru dua bulan dibangun dan sudah cukup memperlihatkan hasil yang positif,” ungkapnya.

Selain itu, terbuka kemungkinan Kampung Tangguh dapat menjadi lokasi vaksinasi Covid-19 berbasis komunitas. Gagasan ini terlontar ketika meninjau Kampung Tangguh lainnya di di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, pada hari yang sama.

“Nanti kami sarankan kalau memang mau melaksanakan (vaksinasi) secara masif, per RT saya kira di Kampung Tangguh ini bisa dilaksanakan,” ujar Kapolda Fadil yang biasa diringkas FI.

Menurur Irjen FI, pegembangan Kampung Tangguh membuat warganya terbiasa melaksanakan kegiatan yang berkait dengan upaya pencegahan Covid-19. “Nanti kami diskusikan (pelaksanaan vaksinasi) untuk dilaksanakan. Karena mulai terbiasa dengan kegiatan-kegiatan yang terorganisir dan terkontrol dengan baik dari warga untuk warga,” tandas Kapolda FI yang dalam kunjungannya di Tangsel didampingi antara lain oleh Wali Kota Airin Rachmi Diany.

Sebelumnya, pada Kamis, 25/2//21, Kapolda FI menyampaikan penghargaan kepada Kampung Tangguh Jaya tingkat Kelurahan, yaitu Kelurahan Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kelurahan ini berhasil menekan angka positif Covid-19 dari 20-an menjadi tinggal satu warga saja. ~Abus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *