JaBoDeTaBek

Jatanras Polda Metro Jaya Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Ketua KNPI

Jatanras Polda Metro Jaya Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Ketua KNPI

Eksnews | JAKARTA: Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya tangkap 3 pelaku pengeroyokan dan 2 pelaku lagi masuk daftar pencarian orang (DPO), pada kasus pemukulan Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama di halaman rumah makan Garuda, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (21/2/2022) kemarin.

“Penyidik Krimum Polda Metro Jaya dalam waktu 1×24 jam berhasil menangkap 3 pelaku,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Selasa (22/2/2022).

Tiga pelaku yang berhasil ditangkap masing-masing berinisial MS, JT dan satu lainnya yang berperan sebagai penyuruh SS. Sedangkan dua pelaku lainnya yang bernama Harfi dan Irfan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Sedangkan, Dirreskrimum Polda Metro Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menambahkan pelaku ditangkap di Tanjung Priok dan Bekasi, pada pagi hari.

“Untuk motif pelaku pengeroyokan masih di dalami, karena pelaku baru ditangkap,” terang Tubagus.

Untuk 2 pelaku yang DPO, Tubagus menghimbau agar menyerahkan diri.

Dalam kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain baju milik korban, dua unit kendaraan bermotor dan batu yang digunakan pelaku dalam mengeroyok korban, serta baju tersangka. Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi dan mengamati hasil CCTV.

Para tersangka dalam kasus ini dijerat dengan Pasal 170 KUHP ayat 2 tentang Kekerasan, ancaman pidana penjara sembilan tahun penjara.

“Sedangkan tambahan untuk pelaku SS juga dijerat dengan Pasal 55 KUHP karena menyuruh melakukan aksi pengeroyokan,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (Ketua DPP KNPI), Haris Pratama melaporkan aksi pengeroyokan tiga orang tak dikenal terhadap dirinya ke Polda Metro Jaya.

Haris menjadi korban pengeroyokan  saat berada di rumah makan Garuda, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (21/2/2022) pukul 14.10 WIB.

Ia mengatakan para pelaku menggunakan benda tumpul saat melakukan pengeroyokan terhadap dirinya.

“Posisinya dia memukul saya, dengan mengincar di bagian wajah, mata dan kepala belakang. Ini benda tumpul menyebabkan luka di wajah dan kepala belakang. Dia incar di bagian mata, dia (pelaku) juga sempat mengatakan, mati bunuh,” ujar Haris kepada wartawan, Senin (21/2/2022) malam.

Laporan terkait pengeroyokan ini telah teregister dengan nomor LP/B/946/II/RES.1.24./2022/Ditreskrimum Polda Metro Jaya. (abus )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.