Daerah Unggulan

Audiensi Panglima TNI Dengan Jajaran Petinggi FK UNIAIR Terkait Kerjasama PPDS Hybrid

Audiensi Panglima TNI Dengan Jajaran Petinggi FK UNIAIR Terkait Kerjasama PPDS Hybrid

Eksnews | Surabaya – Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa,usai melakukan penandatanganan nota kesepahaman,kerjasama Program Pendidikan Dokter Spesialis Hybrid (PPDS Hybrid) dengan Rektor Universitas Airlangga (Unair),Panglima TNI berkesempatan untuk di ajak meninjau beberapa fasilitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Unair,dan Institute of Tropical Disease Unair, Surabaya,Jawa Timur. (15/3/2022 )

Panglima TNI yang dikutib dari kanal YouTube Jendral TNI Andika Perkasa pada Selasa (15/03/2022),merasa kagum dengan beberapa fasilitas yang ditujukan,mulai dari fasilitas pengobatan tradisional Akupuntur di RS Unair,hingga Institute of Tropical Disease Unair,sebuah lembaga pembinaan,pengembangan dan pengelolaan penelitian penyakit tropis, yang menyelenggarakan sosialisasi informasi keilmuan kesehatan dan pelayanan kesejahteraan masyarakat dibidang penyakit tropis.

Setelah melakukan kunjungan di beberapa Fasilitas Kesehatan Unair, Panglima TNI melanjutkan kunjungan ke gedung Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga (FK Unair). Untuk berdiskusi dengan Dekan dan sejumlah petinggi FK Unair,terkait kerjasama PPDS Hybrid,antara TNI dan FK Unair.

Program ini implementasi dari kerjasama yang dilakukan Jenderal TNI Andika Perkasa dengan Unair dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di lingkup RS TNI. Pembelajaran dokter spesialis hybrid untuk dokter militer ini akan diberlakukan mulai tahun ajaran baru pada April 2022.

Dengan perkuliahan hybrid ini,dokter militer yang sudah ada di rumah sakit milik TNI bisa mengambil program spesialis di FK UNAIR. Namun program PPDS-nya bisa tetap dilaksanakan di rumah sakit milik TNI.

Diskusi tersebut menghasilkan kesepakatan,serta dukungan dari Segenap Akademisi FK Unair,untuk membantu menyukseskan kerjasama PPDS Hybrid,antara TNI dan Unair. Nantinya akan ada 9 Program Studi Spesialis yang sudah siap untuk melakukan pendidikan hybrid ini.

Antara lain Prodi Spesialis Jantung, Obgyn,Anestesi dan Pediatri. Selain itu Prodi Spesialis Bedah Saraf,Bedah Umum,Penyakit Dalam dan Radiologi serta Bedah Plastik Rekonstuksi dan Estetik.(Bian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.