Hukum

Polda Metro Jaya Berhasil Mengungkap Kasus Pencurian Mengunakan Air Keras

EKSNEWS.ID | Jakarta – Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pencurian mengunakan air keras di Duren Sawit, Jakarta Timur pada Sabtu (18/6) yang lalu.

Dalam hal ini, Polisi mengamankan tiga tersangka berinisial SAN (19), BPR (19) dan RS (19) dan menetapkan satu pelaku berinisial AR (18) sebagai DPO.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menuturkan, kasus tersebut berawal saat korban berinisial RAJ bersama temannya B diserang oleh sekelompok remaja yang berniat merampas sepeda motor korban.

“Namun korban melakukan perlawanan sehingga pelaku hanya berhasil merampas handphone milik korban,” kata Zulpan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/6/2022).

Pelaku ,kata Zulpan sempat menyiram air keras terhadap korban hingga mengenai wajah serta melukai dengan senjata tajam mengenai lengan dan punggung korban.

“Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan ke Polsek Duren Sawit Jakarta Timur,” ujarnya.

Setelah menerima laporan korban, lanjut Zulpan , pihaknya melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti lengkap untuk memburu para pelaku.

“Timsus dari Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil mengantongi ciri-ciri pelaku dan menangkap dua tersangka di daerah Klender Jakarta Timur pada hari Selasa (21/6) ,” ungkapnya.

Dari hasil pendalaman, polisi kembali menangkap satu tersangka dan memburu satu pelaku lainnya yang ditempatkan sebagai DPO.

“Kami masih memburu satu tersangka berinisial AR dan menetapkan sebagai DPO,” kata Zulpan.

Zulpan menjelaskan dalam melakukan aksinya para pelaku berkeliling mencari sasaran pengendara motor yang melintas di tempat sepi.

“Ketika mendapat target, para pelaku menghampiri korbannya dengan melakukan kekerasan dan ancaman untuk menghentikan korban,” paparnya. 

“Ketika korban tak berdaya pelaku langsung mengambil motor dan barang milik korban kemudian melarikan diri,” pungkasnya.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa tiga senjata tajam jenis celurit, tiga Poto copy KTP dan satu KK, serta dua handphone milik pelaku.

Akibat perbuatannya para pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidananya di atas lima tahun penjara.( Abus )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.