Unggulan

Siapkan Uang Banyak Biaya Pembuatan SIM Pemohon Harus Melampirkan Foto Copy Sertifikat Mengemudi

EKSNEWS.ID | Jakarta – Biaya pembuatan SIM jadi berlipat sesuai aturan baru, Proses pembuatan SIM akan memakan duit yang banyak bagi para pemohon.

Biaya pembuatan SIM jadi berlipat-lipat mengikuti aturan baru siapkan uang banyak untuk mendapatkannya.

Seperti diketahui biaya pembuatan SIM mengikuti PP Nomor 60 Tahun 2016 dan berlaku sampai sekarang.

Dalam PP tersebut disebutkan biaya pembuatan SIM A Rp 120.000 dan SIM C Rp 100.000.

Pada prakteknya akan lebih mahal karena adanya tes kesehatan, tes psikologi dan asuransi serta melampirkan foto copy sertifikat pengemudi

Walau resminya hanya segitu pemohon bisa mengeluarkan uang paling sedikit Rp 200.000 bahkan bisa lebih.

Namun menurut aturan baru, biaya pembuatan SIM akan jadi berlipat lagi karena pemohon harus melampirkan fotokopi sertifikat mengemudi dari sekolah mengemudi.

Sertifikat tersebut nantinya jadi bukti bahwa calon pembuat SIM sudah belajar menyetir kendaraan melalui sekolah mengemudi.

Aturan ini terlampir di Per Pol Nomor 5 Tahun 2021 dalam Pasal 9 huruf a pada poin nomor 3.

Bunyinya poin 3 yakni, melampirkan fotokopi sertifikat pendidikan dan pelatihan mengemudi yang asli yang dikeluarkan oleh sekolah mengemudi yang terakreditasi, paling lama 6 bulan sejak tanggal diterbitkan.

Bahkan menurut aturan tersebut, sertifikat tersebut bisa kedaluarsa karena bisa dipakai sebagai persyaratan bikin SIM paling lama 6 bulan sejak tanggal diterbitkan.

Berarti, pemohon SIM harus menyiapkan uang berlipat untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi.

Biaya berlipat karena harus mengeluarkan uang untuk kursus mendapatkan sertifikat tersebut.

Berapa biaya untuk mendapatkan sertifikat tersebut paling gampang saat ini bisa mencontoh kursus mengemudi mobil

“Untuk Paket pada umumnya tawarkan mulai Rp 650.000 untuk 6 sesi latihan yang setiap sesinya berdurasi 1 jam ini untuk mobil manual, sedangkan mobil matik 6 sesi durasi 2 jam” jelas di kang Asep Kamis (12/1/2023).

Keenam sesi ini terdiri dari teori berkendara, penguasaan setir, menghadapi tanjakan (2 sesi), berkendara di jalan yang ramai hingga parkir.

Selain itu, apabila siswa merasa 6 sesi saja tidak cukup, mereka dapat menambah sesi pelatihan.

Jika Anda menambahkan hingga total 16 sesi, biayanya menjadi Rp 1.450.000.

Bahkan bisa lebih mahal lagi,”Di paket 6 sesi kita sudah targetkan agar semua materi diajarkan, sesi selebihnya digunakan untuk melancarkan yang belum mantap, karena kemampuan setiap orang berbeda-beda,” terang. Aep

“Biaya untuk sesi malam dan akhir pekan lebih mahal, 5 sesinya durasi 2 jam menjadi Rp 1. 000.000 dan 3 sesi durasi 2 jam Rp. 700.000 ,” ucap Aep. (Red/ abus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.