Daerah Unggulan

Penerapan E-Absensi Warning Inspektorat Bagi ASN Yang Malas Ngantor.

 

EKSNEWS.ID |  Kaur Bengkulu 3 Januari 2024. Tahun 2024 baru saja kita masuki. Idealnya semangat baru, etos kerja baru untuk menjadikan Sumber Daya Manusia yang semakin berkualitas yang punya daya saing dalam mengikuti derasnya kemajuan zaman.

Khususnya bagi Aparat Sipil Negara dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat. ASN haruslah mempunyai kepekaan terhadap dedikasinya sebagai Abdi Negara.

Keunggulan SDM harus dimulai dengan sikap disiplin, tanpa disiplin sulit rasanya untuk mewujudkan ASN yang benar-benar dapat menjadi pelayan masyarakat. Maka kehadiran tepat waktu dalam melaksanakan pekerjaan sangatlah penting untuk di patuhi. Sesuai dengan aturan dan ketetapan yang ada. Tegas Harika.SE. Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Kaur. Diruang kerjanya saat ditemui oleh awak media.

Berdasarkan data E-Absensi dalam kehadiran ASN dari semua unit kerjanya adalah 91,34 persen total kehadiran. Artinya 8,66 persen ketidakhadiran dikenakan sanksi.

Ketidakhadiran juga harus menyertakan alasan yang jelas. Izin harus mendapatkan persetujuan dari atasan. Sakit harus ada surat keterangan rawat dari Dokter atau Rumah’ Sakit.

Kerja shiff siang atau sore, pembagian tugas atau perangkat HP belum mendukung. Ini adalah alasan yang dapat dibenarkan bagi ASN yang tidak masuk kerja. Tegas Harika.SE

Jika semua ketentuan tidak dapat dipenuhi, atas keterlambatan masuk berakibat pada pemotongan Tunjangan Pejabat Pemerintah/TPP yang diterimanya.

Apabila tidak masuk dalam waktu yang tertentu akan dikenakan sanksi disiplin mulai dari hukuman ringan sampai pada hukuman berat yaitu pemecatan sebagai ASN. Tutupnya.

Red Togi TM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.