Aneka

Insprasi Kabaharkam Polri yang Hirau pada Penyandang Disabilitas di Deli Serdang

EksNews | Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Agus Andrianto memberikan bantuan kepada Maghfira Ramadhani, 6, anak perempuan penyandang disabilitas asal Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara. Harap maklum, Komjen Agus memulai karirnya sebagai polisi di provinsi ini, sebagai Perwira Samapta di Polsek Dairi hingga sembilan tahun awal karirnya dan kembali lagi pada 2009 sampai menjadi Kapolda Sumut dan naik lagi menjadi Kabaharkam.

Bantuan untuk Maghfira, anak pertama pasangan Hermansyah, 35 dan Azizah, 27, ini tentu saja menjadi cerminan kecintaannya kepada warga Sumatera Utara dan orang Indonesia umumnya yang nasibnya kurang beruntung. Maghfira didiagnosa dokter mengalami komplikasi, antara lain pengecilan ukuran kepala dan epilepsi.

Usai menerima bantuan, Azizah tampak menangis terharu menerima uluran tangan Komjen Agus. Namun ia sempat mengungkapkan, saat ini keluarga kecilnya tidak dapat berbuat apa-apa, karena suami bekerja sebagai buruh harian lepas dan serabutan.

“Untuk tempat tinggal sendiri kami saat ini menumpang menempati rumah kerabat yang berbaik hati karena rumahnya kosong,” katanya, Senin, 22/6/20.

Sedangkan Komjen Agus menyatakan, bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat. Terutama bagi yang memang memerlukan bantuan.

“Kehadiran Polri membantu masyarakat hendaknya dimaknai positif. Membantu masyarakat juga merupakan representasi kehadiran negara melalui aparatnya di tengah-tengah masyarakat,” ungkap perwira tinggi berbintang tiga Alumni Akabri 1989 ini

Komjen Agus yang pernah bertugas 13 tahun di Sumut ini menegaskan, Polri akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat berdasarkan filosofi pentingnya menjaga tatanan sosial (social order). Bentuk tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara itu adalah terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), salah satu tugas okok dan fungsi Baharkam Polri yang mencakup banyak aspek.

“Sebagai salah satu pimpinan Polri saya mengajak segenap jajaran kepolisian di Mabes hingga pelosok untuk lebih respek dan tanggap kepada masyarakat yang membutuhkan,” tandas salah satu kandidat kuat dalam seleksi Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis yang akan berakhir masa tugasnya beberapa bulan ke depan.

Peran polisi di tengah masyarakat, sambungnya, juga membuatnya mengemban amanat berupa kewenangan yang ia sebut sebagai pinjaman dari Tuhan yang suatu saat harus dikembalikan. “Jadi, kekuatan yang dipinjamkan oleh Allah SWT gunakan sebaik-baiknya untuk membantu yang lemah,” tandasnya. ~Abus/Wawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *